Laman

Selasa, 01 November 2016

beritagar.id Polisi bagikan helm gratis untuk tingkatkan budaya tertib lalu lintas


Ada pemandangan menarik di depan salah satu hotel bintang tiga di bilangan Jakarta Timur pada Sabtu (29/10/2016). Siang itu di depan Hotel Grand Menteng, puluhan anggota polisi tampak sibuk menghentikan para pemotor yang kedapatan tak menggunakan helm.

Anehnya, bukan surat tilang yang mereka berikan kepada para pelanggar peraturan lalu lintas tersebut, melainkan helm standar SNI.

Rupanya bukan razia yang tengah berlangsung, tetapi Ikatan Alumni Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Kepolisian Republik Indonesia Tahun Angkatan 2002 tengah mengadakan kampanye keselamatan berlalu lintas di kawasan tersebut.

"Pembagian Helm SNI ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masalah-masalah keselamatan berlalu lintas dan membangun budaya tertib lalu lintas," kata Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Daniel Bachrul Rohmat dari Satbrimobda Metro Jaya selaku ketua Ikatan Alumni Dikmaba Polri T.A. 2002, dalam siaran pers yang diterima Beritagar.id, Sabtu (29/10).


Kegiatan tersebut, lanjut Bripka Daniel, merupakan salah satu upaya untuk ikut mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia, terutama yang melibatkan kendaraan roda dua.

Menurut data Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri), pada periode Januari hingga September 2016 telah terjadi 71.616 kasus kecelakaan di seluruh Indonesia. Sekitar 80 persen dari jumlah tersebut melibatkan kendaraan roda dua.

Tahun lalu jumlah kecelakaan di seluruh Indonesia mencapai 84.099 kasus, naik dari 77.439 kasus pada 2014.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan pada 2015 kecelakaan berkendara menempati peringkat kedua sebagai penyebab kematian di Indonesia setelah penyakit stroke. Diperkirakan setiap jam ada tiga hingga empat orang meninggal akibat kecelakaan.

Oleh karena itulah, menurut Ipda Paulus Sanadi, Ikatan Alumni Dikmaba Polri 2002 tergerak untuk membantu mengurangi jumlah korban kecelakaan dengan menciptakan masyarakat yang tertib lalu lintas. Salah satu caranya dengan mendorong pengemudi sepeda motor untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI.
TNI juga diberi helm SNI

Kampanye keselamatan berlalu lintas dengan cara membagikan helm ini rupanya memang tengah menjadi tren di kalangan penegak hukum di Indonesia.

Sebelumnya, pada awal Oktober 2016, untuk memperingati hari jadi ke-71 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satlantas Polresta Tangerang juga membagikan helm SNI kepada para anggota TNI dari Detasemen Arhanud Rudal 003 Faletehan Cikupa, Anggota Koramil Tigaraksa, dan Detasemen Polisi Militer (Denpom) Jaya 1 Tangerang.

Penyerahan helm dilakukan secara simbolik di Markas Komando Rayon Militer (Makoramil) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, oleh Kasat Lantas Polesta Tangerang, Komisaris Pol. Eko Bagus Riyadi.

"Kegiatan bagi-bagi helm tersebut juga dalam rangka kegiatan kampanye keselamatan berlalu lintas yang sedang dilaksanakan oleh Satlantas Polresta Tangerang," ujar Kompol Bagus Riadi, dikutip Merahputih.com.

Sementara itu pada saat bersamaan di Bandung (4/10), Denpom III/5 Bandung menggelar Operasi Penegakan Tata Tertib (Gaktib) di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Kegiatan Gaktib ini merupakan tindak lanjut dari perintah Panglima TNI untuk melaksanakan Pekan Disiplin di jajarannya.

Mengutip Tniad.mil.id, salah satu kegiatan yang dilakukan pada Operasi Gaktib tersebut adalah membagikan helm SNI kepada pengendara sepeda motor. Ada 98 helm yang diberikan kepada pengendara yang tidak menggunakan helm.

Hal itu bertujuan untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas yang masih tinggi di daerah Bandung.

0 komentar:

Posting Komentar